Sunday, January 10, 2016

PENYESALAN



haiii....haiii...haiii
Ini puisi yang direquest sama temanku, ini pengalaman pribadinya dan juga sedikit mirip dengan pengalaman pribadiku. Jadi aku menulisnya. Untuknya dan untuk kalian semuaaa. Enjoy!

PENYESALAN

Langkahku kian berat
Arus keras mengalir derasnya

Aku benar-benar lelah
Melabuhkan harapan
Menjangkau impian
Untuk apa terus bertahan?
Sungguh aku benar-benar sudah lelah

Dimanakah ku rebahkan jiwa lelahku?

Coretan demi coretan telah memenuhi,
Kadang tak berarti, kadang tanpa makna

Aku menangis tanpa air mata
Aku berteriak tanpa suara

Kau datang membawa kata cinta dan kesetiaan
Dan kau pergi meninggalkan luka dan kehancuran
Kini aku hanya bisa merasakan sakitnya dicintai dan dihianati

Bel bukanlah bel sebelum
engkau membunyikannya
Lagu bukanlah lagu sebelum
engkau menyanyikannya
Luka bukanlah luka sebelum
engkau menggoresnya

Kau bungkam harapan indahku
Segenggam kesetiaan dengan mudahnya kau pupuskan

Masih terasa hangat ketika bibir manismu
Mengucap akulah satu-satunya
Tapi apa yang ku dapatkan?
Hanya celoteh dan nyanyian tanpa jawaban

Ditindas oleh cinta
Diinjak oleh kata setia

Siapa aku?
Ungkapan sebuah hati yang luka
Dan hati yang terhianati

Kini hanyalah
Impian yang menjadi semu
Setelah kau menukar kesetiaan itu...
Sudah cukupkan?
Bisakah kau setia dengan satu hati?

Entah berapa hati yang telah kau hancurkan
Entah berapa kata setia yang kau ucapkan

Pergilah kau..
Engkau akan tetap
Menjadi penyesalan
Dalam setiap jeritku
Karena aku telah salah mengartikan
Kata setia dari mulut manismu. -CDN-

No comments:

Post a Comment

KOMPONEN-KOMPONEN PENGEMBANGAN KURIKULUM

PEMBAHASAN A. Pengertian Komponen Kurikulum Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 585) komponen adalah unsur atau bagian dari kese...