Wednesday, February 10, 2016

Kebohongan



Aku tersandar pada dinding yang kusam
Sayap hitam dipundakmu
Mengiringimu pada sebuah pilihan
Yaitu sebuah kebohongan

Ketika ku goreskan pensil di atas kertas putih
Desir angin perlahan menyapa
Diam tanpa kata mengurai aksara

Dirimulah pengisi hati yang sempat kosong
Dirimulah jua yang memberi warna baru di setiap langkahku

Dan kini... ku sadari
Di sini, diantara dimensi waktu yang dinanti
Disaat sajak - sajak cinta mulai berkata
Hatiku bisu tanpa suara

Mengapa dari dulu dirimu tak berkata jujur?
Aku mungkin bisa mengikhlaskannya
Aku juga mungkin bisa memaafkannya
Tetapi satu hal,
Disaat kau mencintaiku dalam kebohongan hati
Kebohongan itu begitu indah saat keluar dari bibirmu..

Aku seperti kehilangan kaki untuk berdiri
Aku seperti kehilangan mata untuk melihat
Walau kadang terkesan hati ini mengiba atas cintamu

Senja menutupi mega
Rintik gerimis membasahi hati yang telah terbohongi
Laksana gerimis yang selalu mendekap pagi
Betapa pedih hatiku ini

Hanya goresan kecil yang menyayat kalbu
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu nama diantara
Gundah gelisah, airmata dan lara

Kata-kata menjadi sedemikian langka
Apa jatuh cinta harus sesakit ini?

Aku selalu menjadi sosok fiktif
Sosok yang tidak memiliki suara
Dan inilah saatnya..
Aku mulai bersuara, padamu dan pada kebohonganmu.

Sekarang kamu adalah seseorang yang asing dan harus ku hindari bukan hanya raga ini tetapi juga hati ini. -CDN-

No comments:

Post a Comment

KOMPONEN-KOMPONEN PENGEMBANGAN KURIKULUM

PEMBAHASAN A. Pengertian Komponen Kurikulum Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 585) komponen adalah unsur atau bagian dari kese...